Kades Poring Sambut Baik Sosialisasi Pemilu oleh Relawan Demokrasi

oleh

MELAWINEWS.COM, Melawi – Sosialisasi pemilu serentak 2019 terus dilakukan oleh Relawan Demokrasi. Salah satunya dilakukan di Desa Poring, Kecamatan Nanga Pinoh, 17 Maret lalu. Masyarakat setempat sendiri masih banyak yang belum memahami terkait surat suara yang nantinya akan dipergunakan dalam hari pemungutan suara, 17 April mendatang.

Relawan Demokrasi Melawi, Saimin yang hadir langsung saat sosialisasi di Desa Poring mengungkapkan, sejumlah hal yang ia sampaikan pada warga yakni ajakan untuk datang ke TPS, menggunakan hak pilihnya untuk memilih para pemimpin dan wakil rakyat yang akan duduk di parlemen.

“Kami berharap masyarakat jangan golput. Gunakan hak pilih anda, hak yang sudah dilindungi oleh undang-undang. agar setiap warga negara yang sudah memenuhi syarat memilih bisa menggunakan hak pilihnya,” katanya.

Saimin juga mengingatkan agar masyarakat untuk waspada terhadap politik uang yang kerap kali muncul menjelang pemilu. Ia juga menjelaskan bagaimana cara menggunakan surat suara serta menjelaskan perbedaan surat suara yang sah dan tidak sah.

Dalam sosialisasi ini, Saimin juga mengungkapkan sejumlah keluhan masyarakat Poring, seperti masih banyaknya masyarakat yang bingung terkait dengan surat suara DPR dan DPRD yang tidak memuat foto, hanya nomor dan nama saja. Masyarakat juga ingin adanya pengawasan yang lebih ketat saat hari pencoblosan sehingga tidak terjadi kecurangan.

“Masyarakat ini juga berharap para caleg bisa ikut menjelaskan tata cara mencoblos sehingga tidak salah pilih. Mereka juga berharap agar sosialisasi KPU lebih gencar dilakukan sehingga masyarakat tidak lagi bingung saat akan mencoblos,” katanya.

Sementara itu, Kades Poring, Eli menyambut baik kegiatan sosialisasi ini. Menurutnya, sosialisasi oleh Relawan Demokrasi Kabupaten Melawi sangatlah diperlukan menigngat masih banya warganya yang belum paham saat mencoblos nanti.

“Harapan kami, tentunya sosialisasi ini tidak hanya digelar sekali saja. Tapi bisa kembali dilakukan oleh KPU sebelum hari pemungutan suara,” harapnya.