Golkar Partai Terdepan Menjaga Kedamaian Proses Pemilu di Melawi

oleh

MELAWINEWS.COM, NANGA PINOH – Pesta demokrasi yang akan digelar tahun 2019 ini tinggal menghitung hari harus berjalan damai di Kabupaten Melawi. Begitu seruan Ketua Harian DPD Partai Golkar Kabupaten Melawi, Abang Ahmaddin.

Menurut Anggota DPRD Kabupaten Melawi itu, perbedaan boleh saja tapi tidak boleh terpecah, apalagi sampai terjadi konflik internal dan eksternal. Karena Indonesia dibangun atas dasar perbedaan yang terpatri dalam satu kebhinekaan.

Dikatakan, para politisi maupun para calon legislatif dan simpatisan partai harus menjaga, agar perbedaan-perbedaan, baik itu perbedaan agama, suku, budaya dan golongan tidak menjadi tajam, sehingga terjadi masalah di bawah.

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Melawi ini menegaskan, terkhusus di Kabupaten Melawi yang terdiri dari berbagai etnis dan agama, Pemilu harus berjalan demokratis, damai, gembira, bahagia, tanpa memecah belah masyarakat.

“Kita harus menghargai perbedaan, mampu bersaing secara damai, dengan tetap menjaga semangat persaudaraan yang hangat dan bersahabat, sehingga pesta demokrasi Pemilu Serentak berjalan kondusif, aman dan sukses,” ujar Maddin, akrab disapa itu, Selasa (19/3).

Melalui Pemilu, kata Calon Legislatif DPRD Kabupaten Melawi Dapil Melawi 3 Nomor Urut 1 ini, bahwa Partai Golkar Kabupaten Melawi ingin merebut mimpi bersama dengan memperkuat persamaan, bukan mempertajam perbedaan.

Dikesempatan itu Dia mengimbau kepada seluruh politisi, calon legislatif, kader dan simpatisan Partai Golkar Kabupaten Melawi agar jangan mau diadu domba dan dipecah belah hanya karena beda pilihan. “Ingat, walaupun berbeda pilihan, silaturahmi antar masyarakat mesti terjaga,” tegasnya.

Lebih lanjut Maddin mengucapkan rasa syukur dan optimisme Partai Golkar Kabupaten Melawi khususnya, akan menjadi partai terdepan menjaga persatuan dan kesatuan dalam proses Pemilu kedepan di Kabupaten Melawi.

Dia menambahkan, menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Melawi untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Pemilu 2019 ini. Salah satunya, tidak menyebarkan berita bohong atau hoaks yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan.