Data POLRI, Kalbar Peringkat 17 Tingkat Kerawanan Pemilu 2019

oleh
Deklarasi Pemilu 2019 yang Aman, Damai dan Berintegritas oleh Bupati Melawi, Kapolres, Forkopimda, tokoh masyarakat , tokoh pemuda serta jajaran pimpinan parpol

MELAWINEWS.COM, NANGA PINOH – Guna menciptakan suasana aman, damai dan kondusif menjelang hingga pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, Polres Melawi Polda Kalbar, menggelar deklarasi Pemilu damai yang dipusatkan di salah satu hotel Kota Nanga Pinoh, Senin (11/3).

Deklarasi itu diikuti Forkopimda, penyelenggara Pemilu, SKPD, DPRD, partai politik, ormas, dan utusan berbagai elemen masyarakat lainnya di lingkup Pemkab Melawi. Kegiatan ini ditandai dengan pembacaan point dan penandatanganan deklarasi Pemilu damai bersama peserta yang menghadiri kegiatan.

Kapolres Melawi, AKBP Ahmad Fadlin menjelaskan, kegiatan deklarasi ini merupakan momen penting untuk menyatukan seluruh elemen masyarakat dalam pelaksanaan Pemilu nanti untuk menangkal gangguan Kamtibmas.

“Hal ini bertujuan agar pelaksanaan pesta demokrasi nanti masyarakat dapat menghindari hal-hal yang akan membuat perpecahan atau pergesekan. Kemudian siap menciptakan Pemilihan Umum Tahun 2019 yang aman, damai dan sejuk dan lain sebagainya,” ujar Kapolres.

Menurut Kapolres, Pemilu 2019 ini menjadi perhatian serius pihaknya karena tensi politik cukup tinggi dibarengi dengan kampanye positif, kampanye negatif hingga ke kampanye hitam seperti penyebaran berita hoax, adu domba maupun fitnah.

Dikatakan Kapolres, menurut data pihaknya, di Pemilu 2019 ini Provinsi Kalbar menduduki peringkat ke 17 dari seluruh provinsi di Indonesia terkait tingkat kerawanan Pemilu.

Maka dari itu ajak Kapolres kepada seluruh masyarakat Melawi untuk menciptakan Pemilu damai, sehingga Pemilu berjalan aman dan sukses yang tidak menimbulkan masalah.

Bupati Melawi, Panji, yang juga hadir di kegiatan deklarasi itu juga mengajak kepada masyarakat Kabupaten Melawi untuk bertekad menciptakan Pemilu damai, sehingga Pemilu dapat berjalan sukses dan aman.

Bupati menegaskan, agar Pemilu dijalankan berintegritas dan berkualitas, jujur, bersih, menolak politik uang hingga politik transaksional. “Kampanye para caleg tidak perlu menjelekkan dan menjatuhkan yang lain. Mari kita berpolitik santun dengan hati yang tulus tanpa menjatuhkan satu sama lain,” pesan Bupati.

Sementara itu, Ketua KPU Melawi, Dedy Suparjo, menegaskan ada beberapa hal yang harus diketahui masyarakat terkait kategori pemilih yakni, mengenai DPT, DPTB, dan DPK. Dikatakan, salah satu sukses Pemilu adalah partisipasi pemilih.

Lebih lanjut dikatakan Dedy, pihaknya terus berkomitmen untuk menjalankan seluruh tahapan Pemilu dengan berintegritas, adil dan jujur. Dia juga mengajak kepada seluruh masyarakat, agar kondusifitas dan keamanan Pemilu tetap terjaga.

Ditempat yang sama komisioner Bawaslu Melawi, Erwin N. menyampaikan dalam menghadapi Pemilu ini pihaknya menginginkan agar Pemilu tetap damai di Melawi tanpa ada gangguan bentuk apapun.

Apabila ada indikasi pelanggaran Pemilu kata Erwin agar dilaporkan ke Bawaslu untuk diproses lebih lanjut.