BPBD : Alat Berat PU Diturunkan, Buka Akses Jalan ke Keninjal

oleh
Alat Berat PU diturunkan untuk membuka jalan ke Keninjal yang tertimbun longsor Bukit Matok

MELAWINEWS.COM, MELAWI – BPBD Melawi masih berupaya untuk membuka jalan menuju Keninjal yang tertimbun longsor Bukit Matok, pekan lalu. Saat ini, alat berat pun sudah bekerja dan secara bertahap membuang material longsor yang menutupi akses jalan.

Kasi Rehabilitasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Melawi, Budiman, menerangkan penanganan tanggap darurat pasca longsor di Bukit Matok sudah berjalan sejak Rabu (6/3) lalu. Alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang pun sudah berada di lokasi untuk membersihkan jalan dari sisa longsoran.

“Tiga hari ini alat berat sudah bekerja. Longsor ke arah Keninjal (Desa Nanga Belimbing) memang cukup parah. Dari sembilan titik baru tiga yang bisa terbuka,” katanya.

Budi menerangkan, titik terpanjang longsor di jalur menuju desa Nanga Belimbing sendiri mencapai 300 meter. Longsor ini lebih parah daripada yang terjadi di ruas Jalan Sintang-Pinoh.

“Estimasi kita paling tidak seminggu untuk menyelesaikan menggusur bekas longsoran hingga bisa dilalui kendaraan,” katanya.

Pembersihan jalan ini menjadi fokus Pemkab Melawi mengingat tak hanya Desa Nanga Belimbing yang menggunakannya, tapi juga warga dari Tengkajau maupun Melamot ikut melewati jalan tersebut bila ingin ke kota Pinoh maupun daerah lainnya.

Budiman mengungkapkan SK tanggap darurat sudah dibuat dan rencana biaya untuk penanganan longsor juga sudah dihitung. Budiman mengatakan dana tanggap darurat juga tersedia di pos anggaran BPKAD Melawi, hanya untuk pencairannya perlu ada SK tanggap darurat dan RAB untuk kebutuhan operasional, personel, BBM hingga logistik.

“Sementara ini penanganan bencana berjalan dulu di lapangan. Kita juga melibatkan pendamping dari dua desa yakni Pemuar dan Nanga Belimbing mengingat kanan dan kiri jalan merupakan lahan masyarakat. Termasuk dari Koramil dan Polsek Belimbing ikut memantau di lapangan,” katanya.