Giat FSK, Kompol Jajang : Berpolitik Silahkan Saja, Namun Jangan Sampai Kebablasan

oleh
Foto bersana usai gelar kegiatan

MELAWINEWS.COM, NANGA PINOH – Untuk mewujudkan Pemilu 2019 yang aman dan damai, Polres Melawi Polda Kalbar melalui Satbinmas menggelar kegiatan Forum Silahturahmi Kamtibmas (FSK), Rabu (27/2) di Café Putri Tanjung Kota Nanga Pinoh, Melawi.

Kegiatan tersebut antara lain dihadiri Wakapolres Melawi Kompol Jajang beserta jajaran, Bupati Melawi Panji, Wakil Ketua DPRD Melawi Kluisen, Forkopimda, TNI, camat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, dan perwakilan organisasi masyarakat serta berbagai elemen masyarakat lainnya di lingkup Pemkab Melawi.

Foto bersama

Wakapolres Melawi, Kompol Jajang, yang membuka kegiatan FSK tersebut memaparkan tentang situasi Kamtibmas di Kabupaten Melawi cukup kondusif dan cenderung menurun dari tahun ke tahun hingga himbauan berupa ajakan kepada seluruh peserta untuk turut serta mensukseskan seluruh tahapan Pemilu dan bijak dalam menggunakan media sosial.

Jajang memaparkan, terkait situasi Kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Melawi berkat kerja sama seluruh elemen masyarakat. Lebih lanjut disampaikan Jajang, pada tahun 2017 ada laporan masyarakat terkait Kamtibmas yang masuk ke Polres Melawi sebanyak 270 kasus, namun pada tahun 2018 menurun menjadi 140 kasus. Kemudian kasus narkoba terjadi peningkatan yang ditangani, ada 16 kasus tahun 2017 dan tahun 2018 sebanyak 22 kasus, sedangkan memasuki tahun 2019 ada 4 kasus.

Situasi Kamtibmas yang kondusif di Melawi kata Jajang, Polres Melawi pun mengantongi rangking pertama Kamtibmas teraman di Polda Kalbar. Selain itu sambung Jajang, bedasarkan lembaga survey dari Jakarta tingkat kepuasan terhadap pelayanan Polisi, Polres Melawi meraih rangking ke dua.

“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kita. Peran tokoh masyarakat sangat diperlukan untuk menenangkan umat menghadapi Pemilu. Oleh karenanya, mari kita bersinergi untuk menciptakan situasi lingkungan yang aman dan kondusif,” ajak Jajang.

“Berpolitik silahkan saja, namun jangan sampai kebablasan. Jangan ikut memposting atau meramaikan informasi yang belum jelas kebenarannya di media sosial, karena berpotensi memecah persatuan dan kesatuan. Jangan hanya karena beda pilihan terjadi perpecahan antar keluarga maupun antar masyarakat, apalagi sampai ikut-ikutan menghujat,” tegasnya.

Dikesempatan itu Wakil Ketua DPRD Melawi, Kluisen, menghimbau kepada seluruh tokoh masyarakat agar bisa menyampaikan kepada umatnya melalui tempat-tempat ibadah untuk mengajak dan mensosialisasikan pemilu damai. Berbicara mengenai media sosial kata Kluisen, jangan sampai memposting hal-hal yang memicu tidak baik, karena bisa membuat suasana gaduh di masyarakat.

Sementara itu Bupati Melawi, Panji, dalam sambutannya mengatakan, agar partai politik termasuk para calon legislatif wajib memberikan pendidikan politik kepada masyarakat sebagai tanggung jawab menghadapi pesta demokrasi lima tahun satu kali ini, sehingga seluruh tahapan Pemilu berjalan aman dan damai.

“Jangan saling menghujat dan menjatuhkan lawan-lawan politik. Kalau ini yang terjadi akan menghasilkan orang-orang yang tak berkualitas, tidak memiliki karakter maupun kualitas yang baik sebagai pemimpin. Mari kita sepakat untuk mensukseskan Pemilu yang aman dan kondusif serta melawan politik transaksional,” ujar Bupati.

Ditempat yang sama, salah satu tokoh masyarakat warga Tionghoa Kabupaten Melawi, Feby, mengapresiasi kegiatan FSK ini. Selain mempererat silaturahmi dan sinergitas antara aparat keamanan, pemerintah dan seluruh elemen masyarakat Melawi dalam rangka menjaga kedamaian menghadap Pemilu.

Menurut Feby, kegiatan ini sekaligus untuk menyamakan persepsi semua unsur terlibat dalam hal pemeliharaan situasi Kamtibmas yang kondusif di Melawi secara menyeluruh.