Bangun SDM Pendidikan, Dosen STKIP Melawi Gelar PKM di Sayan

oleh

Salah satu kegiatan PKM Dosen STKIP Melawi di Kecamatan Sayan

MELAWINEWS.COM, MELAWI – Menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni Pengabdian pada Masyarakat menjadi satu alasan kampus STKIP Melawi turun langsung ke daerah. Sembilan dosen STKIP Melawi ini menyambangi kecamatan Sayang dan menggelar pelatihan bagi para guru setempat hingga lomba menggambar bagi siswa.

Dosen STKIP Melawi, Ahmad Khoiri mengungkapkan sembilan perwakilan dosen STKIP Melawi membuat tiga kegiatan PKM yang dilaksanakan serentak di SMK N 1 Sayan yang diikuti oleh perwakilan guru SD, SMP dan SMA-SMK serta PKM khusus untuk anak Sekolah Dasar se-Kecamatan Sayan. 

“Tim dosen dibagi dalam tiga PKM. pertama oleh Eko Rudiansyah, M.Pd,  Mutazam, M.Pd, dan Khairil Akbar, M.Pd, mengadakan PKM dengan tema Pelatihan Kompetensi Guru dalam Menyusun Penelitian Tindakan Kelas,” katanya.

Khoiri melanjutkan, tim kedua terdiri dari Aprima Tirsa, M.Pd, Rindah Permatasari, M.Pd dan Yumi Sarassanti, M.Pd, mengadakan PKM dengan tema Pelatihan Kompetensi Guru dalam Menyusun Artikel Ilmiah. Target dari PKM ini ialah berbagi ilmu kepada para guru. 

“Guru harus mampu meningkatkat kompetensi yang dimilikinya dalam profesionalisme, guru harus mulai terbiasa melakukan penelitian dalam pemecahan masalah –masalah pembelajaran dan berani mempulbikasikan karya ilmiahnya dalam sebuah artikel ilmiah atau jurnal” katanya.

Sedangkan  tim ketiga yang terdiri dari Ahmad Khoiri, M.Pd, Nur Sulistiyo Mutaqin, M.Pd, dan Asmadi, M.Pd, mengadakan PKM khusus tentang pendidikan lingkungan atau pendidikan karekter cinta lingkungan dengan Lomba Menggambar Lingkungan Hidupku Tersayang. 

“Kami merasa pentingnya menumbuhkan anak-anak rasa cinta lingkungan sekitarnya semenjak dini sehingga kami mengadakan lomba menggambar lingkungan hidup tersayang untuk anak  SD kelas III,” ujarnya.

Khoiri menambahkan lomba ini diselenggarakan dengan harapan bahwa dengan adanya kegiatan ini dapat membangun rasa cinta lingkungan dalam pemikiran anak SD, karena masa depan lingkungan kita berada ditangan anak-anak penerus bangsa.

Tindak lanjut dari kegiatan lomba menggambar “Lingkungan hidup tersayang” ini adalah membangun pemahaman mengenai lingkungan hidup pada anak usia SD dengan mengeksplorasi imajinasi anak dalam hal kemampuan menggambar untuk membentuk konsep mengenai pentingnya menjaga lingkungan sekitar. 

Penerapan perilaku berwawasan lingkungan dalam lingkup dunia pendidikan sejak dini sehingga kesadaran generasi muda sudah terbentuk dari awal masa perkembangannya dan dapat diterapkan di masa yang akan datang.