Miris! Hampir Semua Akses Jalan Menukung Kota Rusak

oleh
Satu titik kondisi akses jalan lingkungan pasar yang rusak parah

MELAWINEWS.COM, MENUKUNG – Masyarakat Desa Menukung Kota, Kecamatan Menukung, Melawi, Kalbar, merasa kesal dan miris akses jalan di beberapa titik rusak berlubang di wilayah itu.

Hingga kini pemerintah setempat melalui dinas terkait masih belum juga ada langkah dan upaya untuk perbaikan atau pengaspalan jalan, terkesan pembiaran. Hal itu dikatakan Bambang, salah satu warga Desa Menukung Kota yang prihatin melihat kondisi jalan di wilayah Desa Menukung Kota.

Menurut Bambang, satu akses jalan yang mengalami rusak adalah akses jalan menuju kantor kecamatan. Bambang mengatakan, keberadaan akses jalan menuju kantor kecamatan ini sangat penting sekali sebagai jalur utama.

Masih menurut Bambang, keberadaan jalan rusak di wilayah Desa Menukung Kota sebagai ibukota kecamatan bukan hanya dilingkungan kantor kecamatan, namun juga jalan lingkungan pasar.

“Meski banyak masyarakat memprotes pemerintah setempat agar jalan diperbaiki, namun pemerintah pun tidak pernah tanggap. Sudah bertahun-tahun kondisi jalan hampir menyeluruh di Desa Menukung Kota mengalami kerusakan hingga kini tak ada perhatian pemerintah setempat,” ujar Bambang di Nanga Pinoh, Kamis (21/2).

Dikatakan Bambang, warga setempat, selain menumpahkan kekesalan kepada pemerintah setempat, warga juga menaruh kekesalan kepada Anggota DPRD Melawi Dapil Ella – Menukung, karena tak ada perhatian serius soal perbaikan jalan itu.
“Sepertinya akses jalan di Desa Menukung Kota ini mungkin tidak akan pernah diperbaiki, apalagi di diaspal, karena sudah terlalu lama dibiarkan tambah hancur saja setiap harinya. Berkali-kali pergantian camat, tetap saja kondisi jalan dibiarkan rusak,” sesal Bambang.

Ditambahkan, sudah bosan menyampaikan aspirasi karena hanya tinggal janji-janji saja. Soalnya aspirasi masyarakat tidak pernah digubris dan tidak didengarkan pemerintah maupun wakil rakyat.

“Sekarang, biarkan sajalah tambah hancur berderai dan berlubang. Terserah kepada pemerintah yang berwenang mempunyai kebijakan dan wakil rakyat yang punya niat untuk membantu perbaikan melalui aspirasi,” pungkasnya.