Ritual Bakar Naga Akhiri Perayaan Cap Go Meh Melawi

oleh
Pembakaran Naga di Melawi

MELAWINEWS.COM, MELAWI-Puncak perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2570/2019 di Kabupaten Melawi, Kalbar, diakhiri dengan pembakaran replika naga di lapangan sepak bola Tanjung Niaga, Nanga Pinoh, Rabu sore (20/2).

Ritual pembakaran naga ini merupakan akhir dari seluruh rangkaian perayaan Imlek dan Cap Go Meh yang berlangsung pada hari ke-16 bulan pertama tahun Imlek. Prosesi pembakaran naga ini pun menjadi pusat perhatian warga.

Ketua Panitia Perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2570 Kabupaten Melawi, Taufik, disela-sela prosesi pembakaran naga itu mengatakan satu ekor naga yang dibakar ini merupakan naga yang sudah menjalani ritual buka mata beberapa hari yang lalu.

Taufik, yang juga sebagai Ketua Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Melawi itu mengungkapkan, naga yang dibakar ini setelah buka mata beberapa hari yang lalu, juga telah melakukan atraksi di kawasan Kota Nanga Pinoh dan didaerah tetangga seperti di Sintang dan Sekadau dengan mendatangi rumah-rumah warga atau fasilitas umum.

Dijelaskannya, ritual pembakaran naga yang wajib dilakukan ini merupakan bentuk harapan, agar memperoleh keselamatan, kesehatan, dijauhkan dari bencana dan roh-roh jahat serta dipermudah rezeki.

“Intinya dari prosesi pembakaran ini adalah mengantar kembali naga tersebut pulang ke negeri asalnya,” ujarnya.

Selain itu diterangkan Taufik, ritual tutup mata dan pembakaran naga itu merupakan bagian dari rangkaian perayaan tahun baru Imlek dan Cap Go Meh.

“Keluarga Tionghoa percaya, naga yang telah turun ke bumi membawa tujuan kebaikan, sehingga harus diantar kembali ke langit,” jelasnya.