Kluisen : Jangan Ada Jual Beli Jabatan Saat Mutasi

oleh

Wakil Ketua DPRD Melawi, Kluisen
Ilustrasi
MELAWINEWS.COM, NANGA PINOH – Bupati Melawi, Panji, berencana akan menggelar lelang jabatan Eselon II dan mutasi besar-besaran pada Eselon III Dan IV dilingkup Pemkab Melawi awal tahun 2019.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Melawi, Kluisen, angkat bicara dan menegaskan hasil dari lelang jabatan Eselon II ini pun nantinya yang menduduki posisi jabatan baru adalah mereka yang lolos melalui tes kompetensi sesuai dengan bidang ilmu dan keahlian masing-masing pejabat, tanpa ada intervensi dari siapa pun untuk meloloskannya menduduki jabatan yang baru.

Terhadap mutasi jabatan Eselon III dan IV lanjut Kluisen, nantinya juga benar-benar dikaji untuk menduduki jabatan baru sesuai dengan bidang study dan keahlian yang dimiliki PNS itu sendiri.

“Jadi tidak asal menduduki jabatan, pada akhirnya tidak mampu mengendalikan jabatan yang diamanahkan, membuat pelayanan di instansi itu akan jalan ditempat tanpa ada perubahan yang signifikan,” ujar Kluisen kepada MelawiNews.Com, baru-baru ini.

Kluisen mengungkapkan, rencana lelang dan mutasi jabatan ini dijalankan memang sesuai dengan kebutuhan instansi, bukan karena kebutuhan atau kepentingan perseorangan, golongan ataupun kelompok, mengingat tahun 2019 adalah tahun politik.

Bahkan yang lebih ekstrim lagi menurut Kluisen, jual beli jabatan dan nefotisme bisa saja terjadi.
“Kita harap jangan sampai ini terjadi. Lelang dan mutasi jabatan ini bergulir dengan profesional karena kebutuhan pemerintahan, bukan karena kebutuhan pribadi,” ucapnya.

“Artinya, lelang jabatan dan mutasi dijalankan karena kebutuhan untuk memperbaiki jalannya roda birokrasi pemerintahan, tidak ada kongkalikong, sehingga Melawi bisa lebih baik dan maju kedepan,” tutup legislator PDIP itu.