Bawaslu Rekrut Pengawas TPS, Syarat Pendidikan Minimal SMA

oleh

MELAWINEWS.COM, Melawi – Bawaslu Melawi mengumumkan tahapan rekrutmen Pengawas TPS. Sejumlah syarat harus dipenuhi para pelamar, seperti latar pendidikan minimal SMA dan tak terlibat dalam keanggotaan parpol.

Ketua Bawaslu Melawi, Johani menerangkan proses penerimaan pendaftaran, penelitian berkas administrasi, tes tertulis hingga wawancara dilakukan pada 11-21 Februari. Bila pendaftar masih minim atau tidak mencapai dua kali dari jumlah TPS di tiap desa, maka diperpanjang hingga 25-27 Februari.

“Nanti calon pengawas TPS akan diumumkan oleh Pogja serta tanggapan dan masukan dari masyarakat pada 27 Februari sampai 1 Maret. Pengumuman Pengawas TPS terpilih dilakukan pada 8-12 Maret. Pelantikan pengawas TPS dan bimtek digelar pada 25 Maret,” jelasnya.

Syarat Pengawas TPS, papar Johani diantaranya berusia paling rendah 25 tahun, berpendidikan minimal SMA sederajat dan pendaftar diutamakan berasal dari desa setempat. Yang paling penting juga, lanjutnya Pengawas TPS tidak terlibat dalam Parpol. Pendaftaran Pengawas TPS disampaikan ke sekretariat Panwascam dan Panwaslu kecamatan juga dapat menugaskan PPD untuk menerima berkas pendaftaran.

“Jikta di TPS atau desa tersebut tidak ada yang lulus SMA maka boleh mencari di desa terdekat atau kecamatan terdekat,” katanya.

Johani juga menegaskan, Bawaslu memberikan kesempatan pada siapapun yang ingin menjadi pengawas TPS selama yang bersangkutan telah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang telah diatur dan tentunya terbebas dari partai politik.

“Dalam tes wawancara, persoalan integritas tentu akan kita tekankan. Agar para pendaftar nantinya bisa menjaga integritas dan sanggup menjalankan amanah. Serta mampu terbebas dari kepentingan politik peserta pemilu,” katanya.