Sintang Bakal Kembangkan Pangan Lokal “Bubur Jawak”

oleh

Kadis KPP Sintang saat mendampingi bupati meninjau sejumlah komoditi sayur mayur dengan pola tanam Bumi na Yumina dilingkungan DKPP
MELAWINEWS.COM, SINTANG – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Sintang, Kalbar, bakal terus mengembangkan pangan lokal seperti Bubur Jawak, sehingga kosumsi serapan pagi menjadi ketergantungan dengan mengubah kosumsi nasi atau makanan jenis lainnya.

Langkah tu dilakukan untuk mengenalkan Bubur Jawak ke masyarakat luar Sintang. Saat ini Bubur Jawak menjadi salah satu santapan sarapan pagi khas Bumi Senentang itu.

Kepala DKPP Sintang, Zulkarnaen mengungkapkan, sesuai hasil rapat pihaknya di Bapenda baru-baru ini yang juga dihadiri Bupati Sintang, Jarot Winarno, disepakati makanan lokal yang dipilih untuk serapan pagi adalah Bubur Jawak.

Zulkarnen berharap hasil kesepakatan tersebut dituangkan dalam kebijakan daerah seperti Peraturan Bupati (Perbub). 

“Mudah-mudahan ada Perbub yang mengharuskan hotel-hotel di Sintang untuk menyediakan Bubur Jawak sebagai sarapan pagi untuk para tamu yang menginap atau menjadi makanan selingan,” sebut Zulkarnaen saat peresmian Gedung Pertemuan Tanjung Semah beberapa hari yang lalu.

Ia menyebut, bahan dasar untuk Bubur Jawak mudah didapatkan di Sintang. Meski memang, tidak ada daerah yang secara khusus memproduksi bahan dasar Bubur Jawak.

“Tapi, disetiap kecamatan, bahan dasar Bubur Jawak sudah ada. Jika sudah dituangkan dalam Perbub, masyarakat nanti akan diwajibkan untuk menanamnya. Bahan Bubur Jawak ini, bisa ditanam setelah panen padi,” katanya.

Zulkarnain mengakui, untuk merealisasikan agar Bubur Jawak menjadi makanan sarapan pagi khas Sintang memerlukan waktu. “Karena harus dibuat aturan dulu, baru bisa dilaksanakan,” ucapnya. (Yanti)