Viral 3 ASN Sintang Gelorakan Gerakan #2019 Ganti Presiden

oleh

MELAWINEWS.COM, SINTANG – Bagi para ASN sesungguhnya tidak diperbolehkan untuk melakukan politik praktis dengan memberikan dukungan kepada pasangan tertentu.

Terkait itu, foto 3 ASN asal Kabupaten Sintang, Kalbar, yang bertugas di RSUD Ade M. Djoen menjadi viral di media sosial Facebook, setelah mengunggah kalimat bernada kampanye pemilihan presiden.

Terlihat foto mereka dengan menggunakan ikat kepala bertuliskan #2019 GANTI PRESIDEN dan pose dua jari mengunakan pakaian kerjanya. Kontan saja postingan tersebut menjadi viral dan mendapat tanggapan dari berbagai pihak.

Kaitan hal itu, media ini pun melakukan penelusuran dengan mengkonfirmasi berbagai pihak, Rabu (30/1).

Dirut RSUD Ade M. Djoen Sintang, Rossa Trivina, melalui akun Whatsapp nya menjelaskan, bahwa kaitan dengan postingan tersebut sudah ada bagian yang menangani sesuai dengan kewenangannya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Sintang, Harisinto Linuh, mengaku dirinya baru mengetahui hal itu dan Dia membenarkan ketiga oknum tersebut adalah ASN di lingkuo Pemkab Sintang yang bertugas di RSUD Ade M. Djoen.

Sementara Kepala BKPSDM Sintang, Palentinus, yang juga dikonfirmasi menyebutkan pihaknya sudah melaporkan ke Bupati dan dirinya juga meminta kepada Direktur RSUD Ade M, Djoen Sintang untuk mengambil langkah.

Dikesempatan lain, Bupati Sintang, Jarot Winarno, dikonfirmasi media ini menyatakan bahwa sesuai Tupoksi, biar Bawaslu dan Gakkumdu bekerja dan memeriksa yang bersangkutan dan BKPSDM juga menangani aspek kepegawaiannya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah , menyatakan terkait kasus tersebut ASN yang bersangkutan sudah dipanggil Bawaslu.

Dikonfirmasi kepada pihak Bawaslu, Ketua Bawaslu Kabupaten Sintang, Fransiskus Ancis, menyatakan pihaknya sudah mengundang oknum yang bersangkutan. “Kami mengundang satu persatu dan saat ini PO dulu, kemudian yang lain menyusul,” terangnya.

Ancis menegaskan, pihaknya juga berencana akan mengundang pemilik akun yang mengunggah foto tersebut. Tiga ASN didalam foto tersebut diantaranya dr. IN, dr. PO dan SN sebagai perawat kamar operasi (Yanti)