Nyangau Desa Pertama di Ella Deklarasikan ODF

oleh


MELAWINEWS.COM, MELAWI – Nyangau menjadi desa keenam di Kabupaten Melawi yang telah mendeklarasikan sebagai desa bebas buang air besar sembarangan atau Open Defecation Free (ODF).

Dalam deklarasi yang dihadiri sejumlah tokoh masyarakat hingga tamu undangan dari kabupaten disebutkan Desa Nyangau menjadi desa keenam yang sudah mendeklarasikan ODF di Melawi.

Sebelumnya ada tiga desa di Nanga Pinoh, satu desa di Belimbing dan satu desa lagi di kecamatan Tanah Pinoh yang melakukan hal serupa.

Bupati Melawi, Panji mengatakan tuntutan ODF memang sudah sesuai dengan perkembangan zaman dan budaya manusia saat ini. Karena itu, ia berharap seluruh desa di Melawi kedepannya tak lagi membiasakan diri dengan buang air di sembarang tempat.

“Dari 169 desa, baru enam desa yang sudah mendeklarasikan ODF. Kita harapkan angkat ini bisa semakin meningkat untuk jumlah desanya. Jika masih banyak orang yang tidak memiliki WC ini bisa berdampak juga pada kesehatan di lingkungan sekitar,” katanya.

Camat Ella Hilir, Syaripudin mengatakan suksesnya pelaksanaan Deklarasi ODF tersebut, atas kerjasama yang baik antara pemerintahan desa, kecamatan hingga kabupaten. ODF ini juga didukung lembaga adat desa, lembaga kemasyarakatan desa serta yang terpenting, dukungan warga masyarakat Desa Nyangau.

“ Hal ini dapat terbukti bahwa perilaku hidup sehat sangat penting pada 2017 dimana saat lomba kesling tingkat provinsi,  Desa Nyangau mendapatkan juara 3 dengan jumlah jamban 148 buah, dan dengan deklarasi ODF, Desa Nyangau dari 3 dusun yakni dusun Nyangau 52 rumah, dusun Penahan, 66 rumah dan Dusun Simpotir, 77 rumah, total 195 buah sudah 100 persen memiliki jamban,” jelasnya.

Syaripudin mengharapkan dengan adanya deklarasi ODF tersebut di Desa Nyangau tak lagi buang air besar sembarangan dengan menggunakan atau memfungsikan  serta memelihara jambannya.

“Dan juga harapan kami bahwa ODF atau Stop BABS di Desa Nyangau memberikan contoh kepada desa desa se kecamatan Ella Hilir yang belum melakukan deklarasi ODF,” lanjutnya.

Disebutkan Syaripudin, Desa Nyangau bisa melakukan deklarasi ODF karena telah memenuhi komunitas yakni  semua masyarakat telah BAB hanya di jamban dan membuang tinja / kotoran bayi hanya ke jamban, tidak terlihat tinja manusia dilingkungan sekitar, ada upaya peningkatan kualitas jamban yang ada supaya semua menuju jamban sehat, ada penerapan sanksi, peraturan atau upaya lain oleh masyarakat untuk mencegah kejadian BAB di sembarangan tempat,

“Kami sangat berbangga sekali karena deklarasi ODF di desa Nyangau ini yang merupakan pertama kali dari 19 desa se Kecamatan Ella Hilir,” ujarnya.