OJK Gelar Sosialisasi di Melawi

oleh

Sosialisasi OJK
MELAWINEWS, NANGA PINOH-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalbar bersama anggota DPR RI Dapil Kalbar H Sukiman menggelar sosialisasi di aula graha Sukiman Center Senin (24/9). kegiatan yang dibuka oleh wakil bupati Melawi Dadi Sunarya tersebut mengangkat tema “Mengenal Pengelolaan Investasi Keuangan yang legal dan logis”

Kegiatan tersebut diikuti dari berbagai kalangan, mulai dari  pengusaha, perbankan, pelaku UKM, ormas, LSM, Mahasiswa, Aparatur Desa dan masyarakat dari berbagai kalangan.

Sosialisasi ini diharapkan bisa membuka wawasan masyarakat, terutama di kabupaten Melawi agar tidak sampai menjadi korban seperti yang terjadi di daerah lain.

Wakil Bupati sangat menyambut baik dengan adanya sosialisasi yang dilaksanakan ini, diharapkan masyarakat lebih waspada disaat akan berinvestasi.

“Jangan hanya tergiur dengan keuntungan yang besar kemudian kita terjebak, padahal investasi bodong,” kata wakil bupati.

H. Sukiman Anggota DPR RI komisi XI mengungkapkan, akhir-akhir ini banyak terjadi permasalahan yang dialami oleh masyarakat terutama berkaitan dengan investasi bodong. Kata dia OJK telah membentuk satuan tugas penanganan dugaan tindakan melawan hukum di bidang perhimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi atau satgas investigasi. Dimana beberapa saat yang lalu telah menghentikan 14 entitas usaha yang diduga melakukan kegiatan ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat.

Entitas tersebut kata Sukiman menawarkan imbalan atau hasil yang tinggi dan sering tidak masuk akal, namun masih banyak masyarakat yang ikut tertarik kedalam kegiatan yang tidak rasional.

“Umumnya entitas tersebut tidak memiliki kelengkapan legalitas dalam menjalankan usahanya, Sebagian masyarakat tidak mengetahui entitas yang ada, dengan adanya sosialisasi OJK ini diharapkan masyarakat bisa paham” ujar Sukiman

Staf Perlindungan Konsumen OJK, Muhammad Akbar dalam paparannya mengungkapkan, lembaga OJK dibentuk karena timbulnya permasalahan maupun polemik di masyarakat terkait lembaga jasa keuangan.

Akbar memaparkan peran OJK sangat penting karena mengawasi 14 ribu triliun uang masyarakat. Mulai dari pasar modal, asuransi, perbankan hingga berbagai investasi keuangan lainnya.(Lihat videonya di sini)