Kapolres: Saya Sudah Perintahkan Kapolsek ke TKP

oleh
Salah satu korban yang alami luka bakar

MELAWINEWS.COM, MELAWI-Kasus pembakaran lahan yang memakan korban jiwa dan dua korban luka bakar di desa Nanga Tikan kecamatan Belimbing Hulu sudah ditangani aparat kepolisian resor Melawi. Kapolres juga sudah memerintahkan anak buahnya untuk melakukan kroscek ke TKP.

Kapolres Melawi, AKBP Ahmad Fadlin, mengungkapkan pihaknya sudah memerintahkan jajarannya baik di tingkat Polres Melawi maupun Polsek Belimbing untuk turun ke lapangan melakukan pengecekan dan mengumpulkan bukti serta info.

“Tadi malam anggota sudah turun langsung mengecek ke TKP. Hanya sampai sekarang kita masih menunggu laporan lengkap,” katanya.

Saat ini, lanjut Fadlin, kronologis lengkap terkait kejadian karhutla yang menyambar pondok petani di Desa Nanga Tikan Kecamatan Belimbing Hulu belum bisa dipaparkan. Hal ini dikarenakan, pihak yang menjadi korban kebakaran belum bisa diminta keterangan karena masih dalam penanganan rumah sakit.

“Di lapangan sementara ini baru dikumpulkan sumber api yang membakar pondok. Lahan yang terbakar itu juga milik korban. Untuk kejadian sebenarnya, belum bisa kita dapatkan, karena saat kejadian, hanya ada tiga orang korban ini yang ada di TKP,” jelasnya.

Fadlin melanjutkan, kasus ini semestinya bisa menjadi pelajaran penting bagi masyarakat terkait bahayanya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Bukan cuma sekedar bisa menyebabkan dampak asap sertanya rusaknya ekosistem dan lingkungan, tapi juga bisa berdampak bahaya pada manusia.