28 Pengurus Yayasan Mawar Resmi Dikukuhkan

oleh
Pelindung, Penasehat, Ketua dan Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara, Auditor Internal dan Koordinator Yayasan Mawar Nanga Pinoh Periode 2018 – 2023

MELAWINEWS.COM, MELAWI-Ketua Umum Majelis Adat Budaya Tionghua (MABT) Melawi, Taufik, mengukuhkan sebanyak 28 orang Pengurus Yayasan Mawar Nanga Pinoh Periode 2018 – 2023, di gedung MABT Nanga Pinoh, Rabu malam (9/5).

 

Pengukuhan tersebut ditandai dengan pe­nye­rahan berita acara sumpah dan pengukuhan dari Ketua MABT Melawi, Taufik, kepada ketua ter­pilih Chin Tet Tui didampingi Wakil Ketua Sim Lian Khiun Selian.

 

Sebelum acara prosesi pengukuhan dilaksanakan, terlebih dulu dilaksanakan laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya yang di ketuai Bun Jin Sian. Laporan pertanggunganjawaban ini pun diterima dengan bulat seluruh warga Tionghua yang hadir.

 

Prosesi laporan pertanggungjawaban dan pengukuhan yang berlangsung sederhana dan penuh kekeluargaan di lantai dua gedung MABT ini dihadiri ratusan warga Tionghua, khususnya yang berdomisili di Kota Nanga Pinoh.

 

Susunan Pengurus Yayasan Mawar Nanga Pinoh yang dikukuhkan terdiri dari pelindung, penasehat, ketua dan wakil ketua, Sekretaris Leonardo Yaffri, Bendahara Lie Fai Kwet dan dibantu bidang Auditor Internal serta Bidang Koordinator.

 

Ketua terpilih Chin Tet Tui usai pengukuhan mengaku, sebagai Ketua Yayasan Mawar Nanga Nanga Pinoh adalah amanah kepercayaan dari masyarakat Tionghua untuk menjalankan tugas sosial (amal) yang mengurusi kematian hingga penguburan, bukan sebagai jabatan politik.

 

“Saya menerima tanggungjawab yang sangat besar bersama – sama de­ngan seluruh jajaran pengurus. Akan me­lak­sa­nakan dan patuh terhadap AD/ART Yayasan Mawar Nanga Pinoh dan akan melaksanakan visi misi yang di­ran­cang dan ditetapkan oleh para se­sepuh dan senior-senior terdahulu,” ujar Tet Tui, Wakil Ketua Yayasan Mawar periode sebelumnya itu.

 

Di bagian lain Chin Tet Tui menyampaikan akan terus berjuang de­ngan melakukan yang terbaik melayani masyarakat Tionghua khususnya dan masyarakat Melawi pada umumnya di bidang sosial ini. “Saya beserta seluruh jajaran pe­ngurus, ki­ra­nya mendapat bimbingan dan penga­wa­san dari seluruh masyarakat dalam melaksanakan tugas sehari-hari,” ungkapnya.

 

Ditambahkan, salah satu tugas pihaknya kedepan adalah mengevaluasi terkait asset yang dimiliki Yayasan Mawar berupa satu unit mobil bantuan Pemkab Melawi berstatus hibah hingga saat ini, akan diajukan permohonan kepada Pemkab Melawi agar mobil tersebut bisa menjadi hak milik sendiri Yayasan Mawar Nanga Pinoh.

 

Ketua MABT Melawi, Taufik, berharap kepada seluruh pengurus harus bisa bergandengan tangan dengan organisasi masyarakat yang ada di lingkungan warga Tionghua di Melawi seperti MABT dan Badan Sosial Pemadam Kebakaran serta berbagai lembaga lainnya.

 

Taufik, yang juga menjabat sebagai Pelindung di Yayasan Mawar Nanga Pinoh Periode 2018 – 2023 ini berharap, untuk terus menjalin kerjasama yang erat dengan organisasi yang ada dalam menjalankan kegiatan yayasan sosial ini, jangan sampai terjadi perpecahan, sehingga program dan kegiatan kerja nantinya bisa berjalan dengan baik dengan dukungan seluruh masyarakat.

 

Sementara itu, Feby, selaku Auditor Internal Yayasan Mawar Nanga Pinoh Periode 2018 – 2023 itu mengatakan, sejumlah aset yang sudah dimiliki Yayasan Mawar Nanga Pinoh hingga saat ini antara lain berupa tanah penguburan, rumah duka, mobil dan aset-aset lainnya.

 

Dikesempatan itu, Bun Jin Sian, selaku Ketua Yayasan Mawar selama dua periode, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga Tionhua di Melawi khususnya, bila ada kesalahan dan kurang maksimal atau mungkin ada yang tidak berkenan di masyarakat selama menjalankan tugas sebagai ketua.

 

Bun Jin Sian menghimbau kepada pengurus yang baru terus bahu membahu dalam memajukan yayasan kearah lebih baik untuk melayani masyarakat dengan ikhlas, adil dan jujur, mulai dari mengurus kematian hingga kepenguburan.