Satlantas Sampaikan Sosialisasi Lewat Banner dan Medsos

oleh
Kasat Lantas Polres Melawi memperlihatkan baleho atau banner himbauan yang dipasang pada persimpangan Tugu Juang

MELAWINEWS.COM, Melawi – Operasi Keselamatan Kapuas 2018 menargetkan penurunan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas. Polres Melawi pun membuat berbagai program yang diharapkan bisa meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan berlalu lintas.

Kasat Lantas Polres Melawi, AKP Aang Permana mengungkapkan Operasi ini akan berjalan selama 21 hari mulai dari 5 Maret hingga 25 Maret mendatang. Jajarannya pun sudah memasang banner dan himbauan pada masyarakat agar menaati aturan lalu lintas. Banner ini dipasang di persimpangan Tugu Juang Nanga Pinoh sehingga bisa dilihat pengendara saat berhenti di lampu lalu lintas.

“Dipersimpangan ini kami anggap efektif dan paling gampang karena banyak dilihat orang. Dan di persimpangan Tugu Juang juga selama ini rentan dengan pelanggaran. Ini contoh kegiatan preemtif,” paparnya.

Kemudian, dalam operasi ini, lanjut Aang, pihaknya juga akan banyak melakukan penyuluhan. Sasarannya salah satu masyarakat yang ada di kampung melalui program Polantas Go To Kampung.

“Alasannya karena kalau dievaluasi selama ini, banyak pelanggaran oleh masyarakat dari kampung. Banyak masyarakat kita yang tidak memahami peraturan berlalu lintas, dan pelanggaran ini muncul karena ketidaktahuannya. Maka itu perlu ada penyuluhan masyarakat ke desa,” terangnya.

Begitu juga dengan pelanggaran terkait pengendara yang masih dibawa umur. Aang mengatakan nanti Satlantas akan bekerjasama dengan Disdikbud, sekolah hingga komite untuk bersama mencari solusi terhadap pelajar yang membawa kendaraan.

“Untuk hal ini, nanti kita juga akan perbanyak sosialisasi melalui medsos. Baik facebook, IG, maupun twitter. Karena untuk kalangan generasi zaman now, medsos menjadi alat yang paling popular,” katanya.

Walau mengedepankan langkah preemtif dan teguran, polisi lanjut Aang juga tetap melakukan penilangan terhadap pengendara yang melanggar lalu lintas. Pelanggaran ini yakni pelanggaran yang bisa menyebabkan fatalitas kecelakaan.

“Misalnya tak pakai helm atau melawan jalur atau balapan liar tetap kita tilang. Pembinaan pun berjalan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *