Anggaran Jembatan hingga Perjalanan Dinas Disisir Untuk Tutupi Hutang Jangka Pendek

oleh
Ivo Titus Mulyono

MELAWINEWS.COM, Melawi – Pemkab Melawi dikabarkan telah melakukan penyisiran terhadap belanja APBD yang nantinya akan digunakan sebagai sumber pembayaran hutang jangka pendek sebesar Rp 58 miliar. Penyisiran ini dilakukan usai rapat fasilitasi oleh Pj Gubernur Kalbar terkait APBD Melawi yang belum juga tuntas.

Sekda Melawi, Ivo Titus Mulyono mengungkapkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama bupati juga sudah menggelar rapat bersama untuk membahas rekomendasi Pj Gubernur. Yang utama dilakukan adalah menyisir belanja yang mana nantinya yang akan digunakan untuk membayar hutang jangka pendek.

“Sekarang masih dilakukan input-input hasil penyisiran. Mana yang baru, mana yang dikurangi. Ini untuk dimasukkan dalam penyempurnaan APBD,” ujarnya.

Ivo juga menyebutkan belum ada proyek besar yang akan dikorbankan untuk merasionalisasi belanja APBD. Yang dilakukan Pemkab hanya mengurangi plafon anggaran kegiatan proyek serta anggaran rutin di berbagai SKPD seperti perjalanan dinas, makan minum hingga ATK.

“Kalau kantor bupati sih ndak, karena kantor bupati ini sangat penting. Masa kita berdiri belasan tahun kantor saja tak ada. Tapi kalau untuk jembatan ada kena pengurangan, tapi tidak dibatalkan. Hanya untuk persentasenya dirubah, misalnya kemarin 60:40 pembayarannya dirubah menjadi 50 : 50,” terangnya.

Sementara itu, rekomendasi soal perbup untuk pencairan gaji dan operasional kantor sudah dilakukan. Ivo menyebutkan Perbup ini hanya khusus untuk mencairkan gaji pegawai dan pembayaran tagihan bulanan seperti listrik dan lain-lain.

“Hanya kalau untuk gaji honorer tak bisa. Hanya belanja wajib seperti listrik, air, telepon,” terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *