Tahun Politik, Berita Hoax Harus Dicegah

oleh
Bupati Melawi, Panji

MelawiNews.Com, Melawi-Bupati Melawi, Panji, mengingatkan tahun 2018 dan tahun 2019 adalah tahun-tahun politik khususnya di Provinsi Kalbar.

“Informasi yang mengalir secara bebas melalui media online atau media sosial, disinyalir banyak mengandung propaganda berita saling menghujat, mencela, dan saling menjatuhkan lawan, yang menjurus kepada kebencian, sehingga bisa memecah belah kerukunan,” ujar Panji, saat kunjungan safari persiapan Natal di Paroki Santa Maria Tanah Pinoh, bulan yang lalu.

Untuk itu Bupati Panji mengajak seluruh masyarakat agar tidak mudah termakan isu berita-berita media online dan postingan seperti di facebook yang menjurus pada kebencian dan akhirnya terjadi perpecahan.

Panji meminta agar masyarakat harus bijak menyikapi berita dan postingan di media sosial, jangan mudah percaya terhadap berita yang belum jelas kebenarannya. Selain itu Panji juga menghimbau agar tidak mudah menyebarkan berita yang sumbernya tidak jelas, alias berita bohong (hoax).

Ditegaskan Panji, berita hoax harus dicegah, terlebih memasuki tahun politik pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kalbar 2018, agenda pesta demokrasi Pileg dan Pilpres 2019.

“Siapaun yang terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur Kalbar tahun 2018, itulah orang tua kita, itulah gubernur kita pilihan rakyat. Maka dari itu, mari kita berikan pilihan sesuai hati nurani kita, proses Pilkada kita ikuti sesuai aturan yang berlaku,” ucapnya.

Menurut Panji, menjelang Pilkada Kalbar 2018, termasuk di Pileg dan Pilpres 2019 mendatang dipastikan akan banyak berita-berita berbau politik yang saling menyudutkan para calon dan belum tentu kebenarannya. Agar Melawi tetap kondusif, Panji mengajak agar seluruh warga tetap menjaga kerukunan dan tidak mudah terpengaruh dengan berita bohong.

“Kita ditanah air ini sudah ditakdirkan berbeda-beda dalam suku, ras, agama dan budaya, tetapi tetap satu. Sehingga perbedaan dalam berpolitik pun jangan sampai dijadikan alasan untuk terpecah belah dan saling bermusuhan, apalagi saling menjatuhkan,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *