Sabar Bah Menyadik, Pembayaran Kespeg Tunggu Pencairan APBD

oleh
Sekda Melawi Ivo Titus Mulyono

MELAWINEWS.COM,MELAWI-Para PNS di lingkungan kabupaten Melawi mesti banyak bersabar, pasalnya sampai saat ini kespeg yang mereka nanti-nantikan belum juga cair. Namun demikian Sekda Melawi Ivo Titus Mulyono memastikan kespeg tersebut akan dibayar setelah pencairan APBD Melawi 2018.

Ivo Titus Mulyono mengatakan, Kespeg bulan Januari itu dibayar di bulan Februari, karena di Peraturan Bupati (Perbup) mengatur seperti itu. Kata dia, mengapa begitu karena dipembayaran Kespeg ini, dihitung berdasarkan tingkat kehadiran pegawai. “Misalnya kalau tidak hadir dikurangi berapa persen, izib dikurangi berapa persen, ada diatur hitungannya di Perbup. Makanya tidak bisa Kespeg bulan Januari dibayar Januari. Tetap pembayaranya di Februari,” ungkapnya, Selasa (16/1).

Dikatakan Ivo, untuk Kespeg di bulan Desember 2017, seharusnya dibayar di Januari 2018. Tapi sekarang belum dibayar karena APBD Kabupaten Melawi belum selesai sampai hari ini. “Karena itu belumlah dibayar Kespeg tersebut. Tapi nanti kalau APBD sudah selesai atau sudah clear, Kespeg tetap kita bayarkan,” ujarnya.

Namun demikian, Ivo sendiri tidak berani menjamin Kespeg tersebut terbayarkan dibayar pada bulan Januari ini.  Siapa tahu realisasi APBD molor sampai akhir bulan, bisa jadi Februari baru dibayarkan. “Yang jelas Kespeg tetap dibayarkan, artinya dirapel. Pada intinya tidak ada masalah dengan Kespeg, semuanya tergantung dari APBD,” tuturnya.

Sementara yang berkaitan dengan gaji pegawai yang sampai sekarang belum dibayar. Menurut Ivo, sementara APBD tahun 2018 belum jalan, bisa dibuat Perbup sebagai dasar pembayarannya. Saat ini Perbup tersebut masih sedang dalam proses. “Sebenarnya kendalanya hanya itu saja. Kalau Perbup sudah selesai ditandatangani bupati, sudah bisa diselesaikan pembayaran gaji pegawai,” ujarnya.

Ivo juga menyampaikan, saat ini dana di Kas daerah sudah ada, sekarang tinggal menunggu Perbupnya. Karena kalau Dana Alokasi Umum (DAU) itu pasti, tiap bulannya dibayar seper 12 dari total DAU. Untuk tahun 2018 ini DAU untuk Melawi sebesar Rp 604 miliar. Jadi diambil seper 12-nya lalu di tranfer. “Awal-awal bulan biasanya sudah masuk. Dana di Kas daerah sudah ada, sekarang tinggal menunggu Perbup. Kalau Perbup sudah ditandatangani kita laksanakan pembayaran gaji PNS. Kecuali tenaga kontrak, mau tidak mau menunggu APBD selesai, termasuk Kespeg,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Melawi, Abang Tajudin saat dikonfirmasi terkair proses APBD tahun 2018, mengatakan, APBD Kabupaten Melawi tahun 2018 masih dalam proses pembenahan, terutama berkaitan dengan proses pengakuan hutang. “Karena tahun 2017 terjadi deficit sehingga perlu adanya skema yang jelas dalam proses pembayaran kepada pihak ketiga yang belum bisa terbayarkan di tahun 2017 lalu,” ucapnya.

Dikatakan Tajudin, jadi intinya masih membenahi proses itu, setelah semuanya selesai baru APBD bisa jalan.  Hal itu harus jelas, supaya tidak menimbulkan akses-akses kedepannya. “Jadi tidak hanya persoalan gaji pegawai, gaji tenaga honor, tapi juga beban kepada pihak ketiga juiga harus diselesaikan segera,” pungkasnya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *