Megahnya RS Pratama Batu Buil, Dinkes Akan Usulkan Pengisian Tenaga Medis

oleh
Rumah Sakit Pratama yang baru dibangun di desa Batu Buil

MELAWINEWS.COM, Melawi – Satu lagi rumah sakit milik Pemkab Melawi akan beroperasi pada tahun ini. Rumah Sakit Pratama yang dibangun di desa Batu Buil, kecamatan Belimbing yang dibuat dengan anggaran Rp 27 miliar tersebut kini tinggal menunggu kepastian terkait tenaga medis yang akan bertugas disana.

Kepala Dinas Kesehatan Melawi, Ahmad Jawahir mengatakan, untuk tenaga di rumah sakit pratama ini, Dinas Kesehatan sudah mengusulkan kepada Pemerintah Daerah untuk melakukan penambahan tenaga.

“Tenaga yang dibutuhkan  kurang lebih sebanyak 105 orang dari semua bidang yang terkait dengan rumah sakit pratama. Mudah-mudahan ini ditindaklanjuti,” katanya.

Menurut Ahmad, Rumah Sakit Pratama yang dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kesehatan tahun 2017 ini memang ditargetkan beroperasi ditahun ini, mengingat bangunannya sudah jadi dan sudah siap diresmikan dan dipakai.

“Sekarang tinggal menunggu pemeriksaan dari pihak-pihak terkait seperti Inspektorat, BPK, TP4D dan dari Irjen Kemenkes. Mudah-mudahan semuanya oke sehingga bisa dioperasionalkan,” ucapnya.

Dipaparkannya, untuk mengoperasikan Rumah Sakit Pratama tersebut, tenaga yang dibutuhkan itu mulai dari tenaga dokter sampai dengan tenaga Cleaning Service yang nantinya bertugas menjaga kebersihan rumah sakit.

“Rumah Sakit Pratama ini mirip-mirip rumah sakit tipe D. Karena rumah sakit pratama ini adalah rumah sakit pra D atau persiapan untuk tipe D,” tuturnya.

Sementara ini, untuk kebutuhan tenaga dirumah sakit tersebut, tenaga yang akan ditempatkan di rumah sakit tersebut, nantinya akan direkrut dari tenaga yang ada sekarang dulu, untuk efisensi.

“Untuk berikutnya baru akan ditambah dengan penambahan tenaga baru. Mudah-mudahan anggaran kita mencukupi, sehingga bisa membuka lowongan pekerjaan baru,” harapnya.

Sekda Melawi, Ivo Titus Mulyono juga mengungkapkan Pemkab Melawi memang belum berencana untuk menambah tenaga honorer baru , termasuk kemungkinan untuk mengisi RS Pratama maupun tenaga puskesmas yang sudah berstatus rawat inap.

“Untuk sementara ini, kita menggeser tenaga medis yang memang sudah ada ke RS Pratama,” terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *