KPU Melawi Launching Rumah Pintar Pemilu

oleh
KOmisioner KPU Kalbar Misrawi saat memukul gong pada launching rumah pintar pemilu di halaman kantor KPU Melawi Selasa (20/9)
KOmisioner KPU Kalbar Misrawi saat memukul gong pada launching rumah pintar pemilu di halaman kantor KPU Melawi Selasa (20/9)

MELAWINEWS.COM,MELAWI-KPU Melawi melaunching Rumah Pintar Pemilu (RPP) pada Selasa (20/9), kegiatan yang dipusatkan di halaman kantor KPU Melawi Jl Juang Km 2 itu, ditandai dengan pemukulan gong oleh komisioner KPU Kalbar Misrawi.

Acara tersebut dihadiri oleh sekda Melawi Ivo Titus Mulyono, ketua DPRD Melawi Abang Tajudin, Komisioner KPU Provinsi Kalbar Misrawi, Pejabat yang mewakili polres Melawi, Lo Dandim 1205 Stg. Kepala dinas, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Camat sek-kabupaten Melawi, pimpinan partai politik. Dan siswa pra pemilih kecamatan Nanga Pinoh.

KPU Melawi, Julita, mengatakan, RPP ini terdapat di 9 Provinsi dan 19 kabupaten Kota. sedangkan  untuk Kalbar KPU ada dua kabupaten yang ditetapkan sebagai pilot projek yakni KPU Kabupaten Melawi dan KPU Ketapang. Dalam pilot projek ini ada dua kategori yakni yang partisipasi masyarakatnya banyak dan kurang.

“Nah kebetulan yang di Melawi ini partisipasi masyarakatnya untuk memilih sangat tinggi, dalam beberapa penyelenggaraan pemilu, pileg dan pilkada partisipasi masyarakat melebihi target yang ditetapkan pusat,” katanya.

BACA JUGA: SEKDA MELAWI: APE NI RUMAH PINTAR PEMILU

Julita menambakan, keberadaan rumah pintar pemilu ini, bertujuan untuk memberikan pendidikan atau edukasi mengenai pemilu kepada masyarakat, sehingga keterlibatan masyarakat dalam menggunakan haknya pada pemilu 2019 nanti sangat tinggi.

“RPP ini juga untuk menjawab pertanyaan masyarakat berkenaan dengan pemilu, masyarakat yang ingin tahu tentang pemilu nanti bisa datang ke sini, atau barangkali kalau ada pimpinan parpol di daerah ingin berdiskusi juga silahkan kemari,” katanya.

Julita mengatakan, rumah pintar pemilu ini menyajikan informasi yang berhubungan dengan pemilu, pileg maupun pilkada. Ruangan rumah pintar ini dilengkapi pula dengan ruangan khusus yang menyajikan informasi melalui audio visual.

“Ruangan audio visual penayangan pemilu yang memuat data-data pemilu, jadi ini juga sebagai bentuk untuk menuju pelaksanaan pemilu yang transparan.  Di sini ada ruang pameran, paling tidak ada delapan, sejajarah kepemiluan, pentinganya pemilu dan demokrasi, yang berkaitan dengan ajakan, sistem pemilu,” jelasnya.

Dia mengatakan, rumah pintar pemilu ini adalah untuk meningkatkan kemampuan KPU sebagai penyelenggara pemilihan umum dalam pendidikan pemilih kepada masyarakat, terkait dengan nilai-nilai demokrasi. Sebab masih ada masyarakat yang apatis terhadap nilai demokrasi. Melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

‘Kami juga berharap kedepannya ada rumah pintar yang permanen, sebab sekarang ini rumah pintar yang ada masih menyewa ruko, kami berharap ketika nanti rumah pintar ini sudah permanen kita bermimpi supaya ada museum pemilu di Kabupaten Melawi. Ini doa dan harapan, maka dukungan dari pemerintah,” katanya. (a82)