Disdik Melawi : Tunjangan Sertifikasi Guru Tak Dipangkas

oleh

Joko WahyonoMELAWINEWS, Melawi – Langkah Kementerian Keuangan memangkas dana tunjangan sertifikasi guru belum berpengaruh pada guru di Melawi. Dinas Pendidikan setempat sudah menyatakan penyaluran tunjangan sertifikasi tetap akan aman.

“Jadi memang transfer daerah untuk tunjangan sertifikasi kabupaten Melawi masih ada sisa pada tahun sebelumnya. Dana itu akan dipakai untuk membayar sertifikasi guru tahun ini sehingga dipastikan semua guru bersertifikasi di Melawi akan menerima tunjangan tersebut,” terang Joko Wahyono, Kepala Disdik setempat.

Menurutnya, pemangkasan oleh kemenkeu dilakukan karena memang ada kelebihan anggaran tunjangan sertifikasi guru. Makanya kini seluruh dana tunjangan sertifikasi yang masih mengendap di kabupaten pada tahun sebelumnya diminta untuk dipakai habis.

“Sehingga pada tahun ini sudah tak ada lagi dana tunjangan sertifikasi yang tersisa atau mengendap,” jelas Joko.

Di Melawi sendiri baru ada 629 guru bersertifikasi. Sementara tahun ini diperkirakan Melawi akan mendapat jatah kuota guru untuk mengikuti Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) sebanyak 250 orang.

“Kita usulkan 700 orang guru yang telah lulus administrasi. Hanya sekarang menunggu kepastian kuota dari Dirjen GTK Kemendikbud. Nanti dari hasil uji kompetensi guru dirangking sebanyak kuota yang diberikan tersebut. Infonya kita dapat sekitar 250 guru,” terang Joko.