BPMPD Melawi : Tiga Desa Tak Cairkan Dana Desa Tahun Lalu

oleh
Junaidi
Junaidi

MELAWINEWS.COM, Melawi – Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa, Kesatuan Bangsa dan Politik (BPMPDKBP) Melawit, Junaidi mengungkapkan tahun 2015, ada tiga desa yang tidak mencairkan dana desa.

“Jadi tahun lalu ada tiga desa yang tidak mencairkan dana desa. Dia ini bukan menolak, tapi memang sengaja tidak dicairkan. Karena dia takut mau pakainya,” terangnya.

Hanya, sesuai dengan instruksi pemerintah pusat, walau dana desa tiga desa tak terserap, tahun ini dana tersebut ditransfer kembali ke rekening desa bersamaan dengan dana desa tahun 2016.

“Aturannya jelas memang tak boleh tak mengambil dana desa. Dana desanya dapat dobel tahun ini. Karena mungkin takut belum paham benar pengelolaan,” katanya.

Junaidi menegaskan memang tak boleh desa menolak dana tersebut. Apalagi dana ini harusnya digunakan untuk membangun desa. Dipaparkan Junaidi, ada juga kemungkinan desa ini belum membuat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) serta Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes).

“Hanya sekarang sudah jadi semua, perencanaan desa sudah lengkap. Yang jelas soal ketakutan, nanti kita berikan motivasi dan bimbingan,” ucapnya.

Junaidi pun menambahkan, banyaknya desa yang baru dipimpin oleh Penjabat (Pj) Kades juga menjadi salah satu yang takut mengelola dana desa. Mengingat mereka juga berstatus sebagai PNS.

“Tapi banyak juga yang berhasil, seperti di desa-desa kecamatan Nanga Pinoh. Banyak yang bagus pengelolaan dana desanya,” katanya.

Seblumnya, sudah banyak kepala desa yang mengaku takut untuk mengelola dana desa. Alasannya, soal sanksi berat yang akan menanti para aparatur desa bila terjadi penyimpangan penggunaan dana tersebut.

Salah satu yang bahkan sudah menyatakan menolak dana desa adalah Kades Kompas Raya kecamatan Pinoh Utara, Saharman. Bahkan ia sudah menyatakan tak akan mengambil dana desa tahun depan.