Tuntaskan Mesjid Agung, Panitia Perlu Rp 45 Miliar

oleh

Ketua Panitia pembangunan Mesjid Agung, Abang Tajudin menunjukkan proses lanjutan pembangunan mesjid.MELAWINEWS.COM, MELAWI – Pembangunan Mesjid Agung Melawi kembali dilanjutkan. Mesjid yang telah menelan dana belasan miliar kini dalam tahapan penyelesaian pondasi utama.

Ketua panitia pembangunan Mesjid Agung, Abang Tajudin menerangkan kelanjutan proyek mesjid ini dilakukan atas inisiatif panitia.

“Soal dana untuk penyelesaian mesjid ini masih akan kita pikirkan bersama. Sekarang kita tetap berupaya melanjutkan pembangunan. Kalau ada masyarakat yang mau menyumbang, kita juga persilahkan, mungkin ada yang ingin menyumbang semen atau material atau dana, silahkan hubungi panitia,” katanya saat meninjau lokasi Mesjid Agung.

Tajudin melanjutkan penyelesaian Mesjid Agung ini setidaknya membutuhkan dana Rp 45 miliar. Sementara dana yang telah terserap mencapai Rp 15 miliar lebih. Sementara dalam desain awal usai dilakukan rasionalisasi, mesjid ini akan menghabiskan Rp 71 miliar.

“Rp 15 miliar itu habis untuk membuat pondasi dan menyiapkan lahan. Untuk cut and fill (persiapan lahan) saja sudah menelan dana Rp 3,9 miliar. Jadi ada pekerjaan penimbunan, pembangunan barau atau bronjong sepanjang beberapa ratus meter,” terangnya.

Sementara, pada bagian struktur bangunan mesjid, Tajudin memaparkan dana yang habis untuk bagian ini mencapai Rp 11,53 miliar. Pondasi cor beton plus tiang pancang yang jumlahnya mencapai 823 batang menjadi salah satu bagian bangunan yang menelan dana yang begitu besar.

“Prinsip kami sebenarnya lebih untuk kebaikan saja. Karena ini rumah Allah, tentu harus lebih cantik dari rumah kami. Target kami untuk penyelesaian mesjid tidak terbatas sampai kapan. Yang penting kami kerjakan semampu dan sebisa kami,” katanya.

Apalagi menurut Tajudin, tahun ini tidak ada bantuan dari Pemda atau pihak ketiga untuk pembangunan Mesjid Agung. Pihaknya hanya berupaya dengan kemampuan dan inovasi yang ada.

“Kami sangat terbuka atas pemikiran dari masyarakat dan pemerintah, termasuk mungkin ada yang ingin memberikan bantuan. Karena sekarang saja panitia ini masih tekor Rp 4 miliar. Namun karena ini kepentingan umat, kami tetap akan berupaya menyelesaikan mesjid ini,” kata pria yang juga menjabat Ketua DPRD ini.

Mesjid Agung Melawi sendiri dibangun dengan total ukuran 120 meter x 120 meter. Sementara untuk ruang utama mesjid berukuran 70 meter x 70 meter. Mesjid Agung didesain dengan bangunan dua tingkat full beton. Daya tampungnya bisa untuk 20 ribu jamaah. Dari APBD Melawi sendiri sudah mengucurkan kurang lebih Rp 11 miliar melalui dana bansos selama tiga tahun. **