Kades Kompas Raya Tolak Dana Desa Karena Ini

oleh

22ilustrasi dana desaMELAWINEWS.COM,Melawi-Jika kepala desa lain berebut dana desa, karena anggarannya yang terlalu besar. Beda halnya dengan kades yang satu ini. Dia malah menolak dana desa dari pemerintah.

Dia adalah Suharman, Kades Kompas Raya, Kecamatan Pinoh Utara, kabupaten Melawi, dia beralasan dana desa yang dianggarkan dari APBN tersebut resikonya tinggi. Sementara wawasan aparatur desa tentang pengelolaan keuangan sangat minim.

“Saya selaku Kades beserta Aparatur Desa yang mengelola dana desa, menyatakan tidak akan menerima dana desa yang bersumber dari APBN tahun depan seterusnya,” Kata Suharman ,Jumat (2/9/2016).

Suharman mengatakan, dirinya dan Tim Pengelola Kegiatan (TPK) baik kepala urusan pembangunan serta bendahara, merasa terbebani bila mana melihat sanksi hukum yang mungkin sewaktu-waktu mereka hadapi.

Kades mengatakan, dana desa tersebut sebenarnya baik. Sebab bisa dipergunakan untuk membangun insfrastruktur desa, namun tanpa dukungan aparatur yang memadai tentu akan sangat sulit.

“Ini beban moral bagi kami, bahkan anak istri kami juga terbebani,”ungkapnya.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD-Kesbangpol), Junaidi, mengungkapkan, memang menyangkut pelatihan dana desa bagi para aparatur desa masih minim dilakukan.

Sementara mereka sudah dibebankan dengan berbagai hal dengan konsekuensi hukum.

“Karena pada dasarnya mereka (Kades) juga khawatir dan takut menyalahi penggunaan dana desa ini,” ungkapnya. (mw)